Barangkali kau mengerti, ada getaran kecil pada hatiku. Itu
adalah sisi asing yang bahkan aku tak tau. Mungkin memang aku yang terlalu lama
merindu. Merindu hubungan kita yang telah sudah. Hingga merasa lelah.
Iya. Lelah, dengan apa yang sudah kau tenggelamkan diatas
kesedihan.
Akankah kamu tau, setiap hari aku dirundung rindu? Bahkan
semesta tau, bahwa aku selalu sibuk merindu tentangmu. Kini aku hanya bisa
diam. Aku diam hingga suasana hening. Aku diam, hingga air mata mengering.
Aku sempat ingin mencoba mengucapkan terimakasih saat dulu
kita berhenti. Aku sempat mencoba tangguh meski hati dicoba dibunuh. Hingga aku
sempat mencoba mengalihkan, meski hati diabaikan. Tapi aku bukan kamu, yang
mudah melupa demi hati wanita.

No comments:
Post a Comment